Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, Mei 11, 2006

Ketika Luka

Entah perasaan, pengharapan ataukah ketakutan smata!!!
Berkisar tentang diri
Ketika sebuah kebahagian terpancar dalam cahaya
Namun berjalannya waktu kian hari kian redup..oleh cahaya itu.
Ketika ku mengikrarkan sebuah angan
Sebagian orang kan mengatakan "itu tidak realistis"
Ku coba pertahakan sebuah angan itu.
Yang begitu kecil dan mungil.
Melebihi mikroorganisme terkecil.

Akankah..harapan itu dapat dicari, ?
Akankah harapan itu dapatdimiliki ?
Ya..Rabb...Kubisa hanya berdoa dan terus berdoa.
Dalam doa..kutenangkan jiwa dalam sunyi hening.
Dalam doa..ku bertanya? Dan terus bertanya?
Hingga kutemukan sebuah alur pasti dalam melangkah.
Ya..Rabb jika memang aku adalah seonggok sampah tak bernilai,
Maka biarlah sampah itu terpendam dalam tanah mu.
Hingga tak ada yang mengetahui keberadaanku.
Ya rabb...jika memang tak ada lagi jiwa yg dapat mengerti akan diriku?
Mengerti akan keinginanku?
Biarlah ia terbang bebas.
Bersama hembusan angin yang menerpa dunia.
Dan jika kau bukakan pintu telingamu pada umatmu, maka aku bersyukur karena kau masih memberikan doa dan harapan pada umat-Mu.
Namun..akankah telinga umat-Mu akan sampai menuju diriku?
Wallahualam....

Jumat, April 07, 2006

Anak ZAman

Aku tanam kan benih hidup
Aku sirami dengan doa
Tumbuh-tumbuhlah pohon kehidupan
Mekar-mekarlah bunga harapan
Burung Terbang menelan bintang
Dingin mencekam menakutkan
Bunga-bunga api menari-nari
Waspada..waspadalah pancaroba
Hari baru telah datang
Bunga-bunga masa depan
Telah datang perubahan
Bintang-bintang anak zaman

Selasa, Februari 28, 2006

Hal Baru

Ada hal baru ?
Tentang penyusutan... ungkapan keluhan
Keengganan bergagi... keresahan perasaan
Sedangkan perhatian, semakin terarah pada keseriusan
Adalah peleburan diri, dengan 1 tujuan dan 1 harapan
Semua bercakupan masa depan
Semakin membebani, kesadaran tak bekukan kemaun.
Merampingkan kenangan, demi perwujudan harapan

Selasa, Januari 17, 2006

Obsesi

Tentang perasaan dan tujuan, ceritakan kenyataan ntuk ambil pilihan
Berjalan atau tetap diam ? bertahan atau larikan permasalahan ?
Kita lupakan”!! mengenal hati dari semua yg kutemui,
Mencari toleransi demi solusi nanti,
Memang tak ada yg abadi, sekedar melalui
Dan tetap terus melalui …ahhh “BULSHIT” kaliiieee... yachhhh….!
Mampu bisa menguasai, sebab hati tau
Cuma ambisi mampu ngarahin kendali konsep diri “Pengen ke kanan atau ke kiri ? ”
Skarang……. Loeee……. yakini dgn hati !!
Apakah obsesi mendukung orientasi ??


Jumat, April 08, 2005

Langit dan Bumi

Perumpamaan antara langit dan bumi
Dalam menyikapi rasa cinta
langit adalah laki-laki dan bumi adalah wanita

Bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan langit
Apabila bumi kekurangan panas,
Maka langit mengirimkannya
Apabila ia kehilangan kesegaran dan embun,
Langit memperbaharuinya
Langit berkeliling , bagaikan sang suami mencari nafkah kesana kemari
Dan bumi sibuk dengan urusan rumah tangga

Ia melahirkan dan menyusui apa yang dilahirkan
Andaikan pasangan ini tidak mengecap kenikmatan dari satu sama lain,
Mengapa mereka melangkah bersama bagaikan sepasang kekasih ?
Tanpa bumi, bagaikan bunga dan pohon-pohon bisa mulai berkembang ?
Lantas apa yang akan dihasilkan oleh air dan kehangatan langit ?
Sebagaimana Illahi Rabbi memberikan keinginan kepada laki-laki dan wanita

Rabu, Februari 02, 2005

Gerbong, Kroya 16 Juli 21.05

Mencari........tenang
Temui kegelapan dalam bimbang
Matahari mencair
Berfikir hingga akhir
Bersama...teman, berjalan cari mata air.

Selasa, Desember 21, 2004

Teman

"....Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata 'Aku Lupa',
Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu Sebentar',
Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri',
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk

dan berkata 'Bolehkah saya masuk'?....." (Kahlil Gibran)

"Kadang kala,
Teman yang membawamu
ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu
Adalah cinta yang tidak kamu sadari...

"Teman baik memang bukan manusia sempurna
tapi ia akan berusaha untuk hadir ketika dibutuhkan".

Jumat, Desember 03, 2004

Selamat Jalan Bunda

Tentang perasaan bunda
Engkau datang seiring sejalan
Entah ? akankah engkau tuai masa depan ku
Ku tak pertanyakan sekarang...bunda
Ku ibaratkan hanya dalam harapan
Ketika kesadaran itu jauh di depan
Sekarang ku tekannkan perkembangan
Maaf kusisihkan buaian
Tak kala senyuman kau basuh di perasaan
Tenanglah dan bahasakan pada bunda
Selamat Jalan.....?

Senin, November 01, 2004

TOPENG

Topeng-topeng yang dipermainkan
Dengan membagi dan iklaskan ia pergi,
Sebab ia berfungsi, bukan karna takut mati....!
Ku bermain seperti itu
Khawatir ortu tak siap terima itu
Akan tetapi orientasi tetap orientasi
Orientasi dihati, hidup mati ikatan konsekuensi
Ada hidup dia berani mati....!
Karna saya berisi jiwa, yang penuh tanda tanya

Demi memaksimalkan orientasi
Jiwa menyikapi, dengan mencari, lalu beraksi
Kekuatan ini yakiniku untuk menyadari potensi
Dalam mencapai hal yang dianggap mimpi
Ketika kupahami dua hati realisasi abadi
Satu aktualisasi abadi demi satu orientasi abadi

Jawablah

Karna rasa ingin tau kita mau
Sebab meyakini itu mampu bahagiakan kalbu
Kita ingin bertemu
Walau hanya selintas semilir angin

Sekarang ku bertanya pada dirimu
Apakah kamu butuh itu....?
Bagaimana kamu menyikapi
Yang seharusnya kamu lakukan
Dan dimana tujuan hidupmu.....?
Jawablah dengan tanggung jawab
Yang ada pada dirimu

Jumat, Oktober 29, 2004

Teluk Penyu

Entah kapan dan akankah datang

Tentang senang ataukah menang
"Sekarang kita rasakan"
Tak s'lamanya pikiran tentukan jalan
Renungkan pengharapan (sekarang)
Temukan tujuan dan sasaran