Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Kamis, Juli 22, 2010

Cengkeh, Sumber Antioksidan Terbaik

VIVAnews - Untuk mendapatkan antioksidan, Anda tidak harus selalu mengonsumsi buah atau sayur. Sumber antioksidan juga terdapat dalam rempah yang sering digunakn untuk memasak yaitu cengkeh.

Tim peneliti dari Miguel Hernández University, Spanyol, mengidentifikasi bahwa cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan rempah dengan zat antioksidan terbaik. Hal itu karena cengkeh mengandung senyawa phenolic yang tinggi. 

"Dari pengujian lima sifat antioksidan, cengkeh memiliki kemampuan tertinggi untuk menghilangkan hidrogen, mengurangi peroksidasi lipid, dan merupakan peredam zat besi terbaik," kata Juana Fernández-López, salah seorang peneliti seperti dikutip dariTimes of India.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antioksidan alami pada bumbu masak yang digunakan dalam makanan Mediterania, atau dengan bentuk ekstrak, merupakan pilihan yang layak untuk industri makanan. Tak masalah selama karakteristik organoleptik dari produk makanan tidak terpengaruh. Kandungan antioksidan tinggi akan memberi efek menguntungkan bagi kesehatan.

Tim peneliti juga mengevaluasi efek antioksidan minyak esensial dari berbagai bumbu seperti oregano (Origanum vulgare), thyme (Thymus vulgaris), rosemary, (Rosmarinus funcionarios cinalis) dan sage (Salvia funcionarios cinalis). Penelitian dilakukan untuk melihat kemungkinan dimasukkannya rempah-rempah tersebut dalam produk makanan sebagai sumber antioksidan alami.
• VIVAnews

Kamis, Juli 15, 2010

Cara Mengetahui Dokter yang Punya Izin Praktik Legal

Cara Mengetahui Dokter yang Punya Izin Praktik Legal
Health News Wed, 14 Jul 2010 16:47:00 WIB

JAKARTA, Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan
yang terbaik, karenanya dokter yang melayani pun harus punya izin
praktik resmi. Bagaimana cara mengetahui apakah dokter tersebut sudah
legal atau belum?

Sebelum melakukan praktik, seorang dokter harus memiliki surat tanda
registerasi. Ketua KKI (Konsil Kedokteran Indoensia) Prof dr Menaldi
rasmin, SpP(K), FCCP mengatakan jika dokter sudah memiliki Surat Izin
Praktik (SIP), berarti dokter tersebut sudah teregistrasi.

Nah, untuk melihat apakah sudah SIP atau belum bisa dilihat di papan
praktik atau pada kertas resep dokternya.

"Manfaat dari STR ini adalah memberikan perlindungan pada masyarakat
serta sebagai identifikasi atau KTP-nya dokter. Karena kalau terjadi
penyimpangan, KKI berhak memanggil atau melakukan pembinaan terhadap
dokter yang bersangkutan," ujar Prof Menaldi dalam acara Lokakarya
Kemitraan Hubungan Dokter-Pasien bagi Media Massa di Hotel Gran
Mahakam, Jakarta, Rabu (14/7/2010).

Untuk memperoleh STR, dokter dan dokter gigi wajib mengajukan
permohonan kepada KKI dengan melampirkan:

* Fotokopi ijasah dokter, dokter spesialis, dokter gigi atau dokter gigi spesialis.
* Surat pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji dokter atau dokter gigi.
* Surat keterangan sehat fisik dan mental dari dokter yang telah memiliki SIP.
* Fotokopi sertifikasi kompetensi.
* Surat pernyataan akan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi.

STR ini akan berlaku selama 5 tahun dan harus melakukan registrasi
ulang 6 bulan sebelum masa STR yang digunakan habis. Sebelum STR
diperpanjang, dokter harus melakukan uji kompetensi untuk mengetahui
apakah mengalami penurunan kompetensi atau tidak.

"Jika ada dokter yang berpraktik tapi tidak memiliki STR, maka akan
dikenakan sanksi 5 tahun penjara," Prof Dr dr Herkutanto, SpF, SH,
LLM selaku Ketua Majelis Disiplin Tenaga Kesehatan DKI Jakarta.

STR ini hanya diperlukan bagi dokter yang akan melakukan praktik,
tapi jika seseorang adalah lulusan kedokteran tapi tidak melakukan
praktik maka tidak memerlukan STR. Karena ada beberapa dokter yang
mengambil pendidikan kedokteran tapi bekerja di bidang lain, misalnya
di bank.


Sumber: detikcom

Nyanyian Pagi

Pagi hari didinginnya sang mentari ku alunkan lagu, tak terasa ditemani secangkir kopi kurenungkan kisah ini dalam setiap langkahku. Terima kasih Ebiet G Ade karena dirimu telah menyejukkan pagi ini ^_^

Kabut
Sengajakah Engkau
Mewakili Pikiranku
Pekat
Hitam Berarak
Menyelimuti Matahari

Aku Dan semua yang ada di seklilingku
Merangkak menggapai dalam kelam
Mendung Benarkah Pertanda Akan segera turun hujan
Deras Agar Semua Basah Yang ada di muka bumi
Siramilah juga jiwa kami semua
Yang tengah dirundung kegalauan

Reff: Roda Jaman Menggilas Kita
Terseret Tertatih-tatih
Sungguh Hidup terus diburu berpacu dengan waktu
Tak ada yang dapat menolong selain yang di sana
Tak ada tempat yang membantu selain yang di sana
Dialah Tuhan
Dialah Tuhan

Rabu, Oktober 14, 2009

Pisang (Musa spp) BUAH KEHIDUPAN . . .


Oleh : Prof. DR. Made Astawan, Ahli Teknologi Pangan dan Gizi


Pisang bisa disebut buah kehidupan. Kandungan kalium buah ini mampu menurunkan tekanan darah, menjaga kesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak.

Kalau darah, jantung, dan otak terganggu, bukankah kehidupan manusia terancam ?

Manusia telah mengonsumsi pisang sejak zaman dahulu kala. Kata pisang berasal dari bahasa Arab, yaitu maus yang oleh Linneus dimasukkan ke dalam keluarga Musaceae, untuk memberikan penghargaan kepada Antonius Musa, dokter pribadi kaisar Romawi (Octaviani Agustinus) yang menganjurkan untuk memakan pisang. Itulah sebabnya dalam bahasa Latin, pisang disebut Musa paradisiacal.


Menurut sejarah, pisang berasal dari Asia Tenggara yang oleh para penyebar agama Islam disebarkan ke Afrika Barat, Amerika Selatan, dan Amerika Tengah. Selanjutnya pisang menyebar ke seluruh dunia, meliputi daerah tropis dan subtropis. Negara-negara penghasil pisang yang terkenal di antaranya Brasil, Filipina, Panama, Honduras, India, Equador, Thailand, Karibia, Columbia, Meksiko, Venezuela, dan Hawai. Indonesia merupakan negara penghasil pisang nomor empat di dunia.


Di Asia, Indonesia termasuk penghasil pisang terbesar karena sekitar 50 persen produksi pisang Asia berasal dari Indonesia. Sentra produksi pisang di Indonesia adalah Jawa Barat (Sukabumi, Cianjur, Bogor, Purwakarta, Serang), Jawa Tengah (Demak, Pati, Banyumas, Sidorejo, Kesugihan, Kutosari, Pringsurat, Pemalang), Jawa Timur (Banyuwangi, Malang), Sumatera Utara (Padangsidempuan, Natal, Samosir, Tarutung), Sumatera Barat (Sungyang, Baso, Pasaman), Sumatera Selatan (Tebing Tinggi, OKI, OKU, Baturaja), Lampung (Kayu Agung, Metro), Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.


Tanaman Serbaguna

Pisang telah lama akrab dengan masyarakat Indonesia, terbukti dari seringnya pohon pisang digunakan sebagai perlambang dalam berbagai upacara adat. Pohon pisang selalu melakukan regenerasi sebelum berbuah dan mati, yaitu melalui tunas-tunas yang tumbuh pada bonggolnya. Dengan cara itulah pohon pisang mempertahankan eksistensinya untuk memberikan manfaat kepada manusia. Filosofi tersebutlah yang mendasari penggunaan pohon pisang sebagai simbol niat luhur pada upacara pernikahan.


Iklim tropis yang sesuai serta kondisi tanah yang banyak mengandung humus memungkinkan tanaman pisang tersebar luas di Indonesia. Saat ini, hampir seluruh wilayah Indonesia merupakan daerah penghasil pisang.

Pisang tidak mengenal musim panen, dapat berbuah setiap saat. Hasilnya dapat mencapai 1-17 sisir setiap tandan atau 4-40 kg per tandan, tergantung jenisnya. Dalam satu tandan pisang tanduk terdapat 1-7 sisir, sedangkan pisang ambon 7-17 sisir. Buahnya dapat dimakan langsung atau diolah terlebih dahulu.


Pasar pisang di dalam negeri sangat baik karena hampir semua masyarakat kita mengonsumsi pisang. Umumnya masyarakat menginginkan pisang yang rasanya manis atau manis sedikit asam, serta beraroma harum. Di pasaran, pisang dijual dengan berbagai tingkatan mutu, dengan harga yang sangat bervariasi satu sama lain.

Selain buahnya, tanaman pisang juga dapat dimanfaatkan dari bagian bonggol hingga daunnya. Bonggol tanaman pisang (berupa umbi batang) dan batang muda dapat diolah menjadi sayuran. Bunga pisang (dikenal sebagai jantung pisang) dapat digunakan untuk sayur, manisan, acar, maupun lalapan. Daunnya dapat memberikan rasa harum spesifik pada nasi yang dibungkus dalam keadaan panas.



Jenis Pisang

Berdasarkan manfaatnya bagi kepentingan manusia, pohon pisang dibedakan atas tiga macam, yaitu pisang serat, pisang hias dan pisang buah.


1. pisang serat (Musa textilis), yang dimanfaatkan bukan buahnya, tetapi serat batangnya untuk pembuatan tekstil.

2. Pisang hias umunmya ditanam bukan untuk diambil buahnya tetapi sebagal hiasan yang cantik, contohnya pisang kipas dan pisang-pisangan.

3. Pisang buah (Musa paradisiaca) ditanam dengan tujuan untuk dimanfaatkan buahnya.


Pisang buah dapat dibedakan atas empat golongan :

Pertama, dapat dimakan langsung setelah matang (disebut juga pisang meja). Contohnya pisang kepok, susu, hijau, mas, raja, ambon kuning, ambon lumut, barangan, serta cavendish.

Kedua, dapat dimakan setelah diolah terlebih dahulu, contohnya tanduk, oli, kapas, dan bangkahulu. Ketiga, dapat dimakan langsung setelah masak maupun setelah diolah terlebih dahulu, contohnya kepok dan raja.

Keempat, dapat dimakan sewaktu masih mentah, misalnya pisang klutuk (pisang batu) yang berasa sepat dan enak untuk dibuat rujak. Pisang klutuk beserta kulitnya sering ditambahkan ke dalam rujak untuk mencegah sakit perut atau mulas setelah makan rujak.


Di Indonesia, terdapat lebih dari 230 jenis pisang. Namun, yang biasa dijual di pasaran dan umum dikonsumsi adalah barangan, raja, raja sereh, raja uli, rajajambe, raja molo, raja kul, raja tahun, raja bulu, kepok, tanduk, mas, ambon lumut, ambon kuning, nangka, kapas, kidang, lampung, dan pisang tongkat langit.

Pisang matang merupakan buah yang mudah busuk karena kadar airnya yang cukup tinggi. Untuk memperpanjang daya awet dan daya gunanya, buah pisang dapat diolah menjadi berbagai produk.


Buah pisang mentah dapat diolah menjadi gaplek, tepung, pati, sirop glukosa, tape, dan keripik. Buah pisang matang dapat diolah menjadi sale, selai, dodol, sari buah, anggur, pure, saus, nectar, pisang goreng, pisang epe, pisang rebus, kolak, getuk, ledre, pisang panggang keju, serta aneka kue lainnya.


Sumber : Kompas Cyber Media

Jumat, Oktober 02, 2009

ALLAH SWT

Kata ALLAH dalam bahasa Arab terdiri dari empat kata yaitu alif, lam, lam dan ha. Pada lam pertama dan lam kedua terdapat tasydid sebagai tanda idham. Pula dalam bahasa Arab kata ALLAH dinamakan ghairu musytaq yang dimaksud disini tidak ada asal katanya dan bukan pecahan dari kata kata lain. Karena itu kata ALLAH tidak bisa diubah menjadi bentuk tatsniyah (ganda) dan jama’ (plural). Begitu pula kata ALLAH tidak bisa dijadikan sebagai mudhaf, tapi bisa dijadikan sebagai mudhafun ilah misalnya Abdullah, Rasulallah, Habibullah, Nashrullah, Habibullah dll.

Kata ALLAH dalam bahasa Arab bisa juga disebut sebagai isim murtajal, maksudnya kata ALLAH adalah nama asal bagi dzat yang wajib ada, Yang Maha Suci, Maha Agung dan Yang Berhak Disembah (ma’baud). Tidak ada satupun makhluk yang berhak memakai nama ALLAH.

Karena itu nama ALLAH tidak boleh diterjemahkan ke dalam bahasa apapun. Maka terjemahan ALLAH menjadi God dalam bahasa Inggris atau Tuhan dalam bahasa Indonesia, adalah tindakan yang “batil” dan menyimpang dari ajaran Islam. Karena God bisa diubah menjadi bentuk jama’ –plural- (Gods), dan Tuhan bisa diubah menjadi bentuk jama’ (Tuhan-Tuhan). Sedangkan ALLAH tidak bisa diubah menjadi bentuk jamak.

Dalam Al Qur’an, kata ALLAH disebut sebanyak 2153 kali, semuanya dalam bentuk mufradh atau tunggal, karena lafdzul jalalah (lafdz yang agung) ini adalah Esa dan Mutlak, sesuai ayat al Qur’an dalam surat al Ikhlash 1-4 “ Katakanlah; Dia Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Ilah yang bergantung kepada Nya segala urusan. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakan, dan tidak ada seorang pun yang serata dengan Dia”. Dalam ayat lainnya surat Taha,14 “ Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”.

ALLAH dalam akidah Islam itu berbeda dengan makhluk Nya (laisa kamislihi syaiun), Allah tidak serupa dengan apapun. ALLAH Maha Mendengar, Maha Tahu, Maha Melihat, dan tidak ada yang setara dengan Nya.

Dan ALLAH Maha Mengetahui

"Hasan Husen Assagaf"

Rabu, September 30, 2009

Lama Tak Mencoret

Aku ingin mencoretmu kembali..
Dengan kata yang kluar dari hati
Untuk bisa kita renungi kembali
Menuju peradaban hakiki

Sabtu, Oktober 25, 2008

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI THL DEPTAN JABAR 2008

Assalamuallaikum...
Met pg smunya! mmm..bagi yg susah buka web DEPTAN...ni aq kasih download file datanya..

http://www.4shared.com/file/67997558/909d00e0/pengumuman.html

http://www.4shared.com/file/67997559/e79a3076/S2-S1a.html

http://www.4shared.com/file/67997566/5c087e24/DIII.html

http://www.4shared.com/file/68316523/97113084/SLTA.html

Mohon maaf data ini hanya buat wilayah JABAR saja...
smoga dapat membantu..
maaf sebelum dan sesudahnya..
smoga sukses bg yg keterima n smangat slalu.. ;)

Wassalam
bye

Selasa, Maret 27, 2007

Bekerja







Disini kami berkumpul
Esok kami berpencar
Disini kami melepas canda
Esok kami terdiam
Disini kami membuka mata
Esok kami menutup mata
Disini kami tetap waspada
Esok kami tak waspada
Disini kami tetap berdiri
Esok kami terduduk

Minggu, Januari 14, 2007

PERJALANAN HIDUP

Hidup, adalah kata yang menyimpan misteri, tak seorangpun dapat menduga hidup ini sesungguhnya. Siapapun ingin mengetahui jalan hidupnya, namun itu hanya sia-sia belaka. Hidup ini seperti sebuah film, kitalah Pemeran Utamanya.dan Sang Pencipta adalah Sutradaranya. Hidup ini juga seperti sebuah peperangan yang harus kita perjuangkan untuk memperoleh kemenangan¨itulah misterinya.

Kita kadang tak mengerti mengapa keadaan kita jadi seperti sekarang, dimana kita tinggal, dengan siapa kita bertemu, mengapa kita mengalami derita dan kebahagiaan yang sering tidak seimbang. Semua itu adalah bagian dari skenario yg harus kita lewati, karena setiap manusia mempunyai catatan jalan hidup yang beragam, sehingga begitu banyak macam cerita tentang kehidupan dalam dunia ini. Maka seharusnya kita belajar untuk tidak frustasi, selalu mengeluh, bahkan selalu menyalahkan orang lain, dan akhirnya timbul bermacam-macam kebencian dan pahit hati. Kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi dalam hidup ini, tapi kita dapat belajar memahami sedikit saja, bahwa jalan hidup itu sudah ada yang mengatur. Untuk itulah pentingnya kita harus selalu berserah diri kepada Sang Pencipta Agung yang mengatur segalanya. Namun pada dasarnya semua cerita kehidupan itu intinya sama, satu dengan yang lain. Hidup ini selalu terisi dengan aneka masalah yang akan menimbulkan Duka dan Bahagia yang tidak bisa kita tolak.

Hidup adalah = Harapan, Imbalan, Derita, Upaya, Perhentian.

Harapan : Kita selalu mengharapkan kehidupan yang baik, Bahagia, Sejahtera, Mengharapkan solusi saat kita menghadapi masalah, harapan tentang pemulihan saat kita terpuruk. Berharap ingin menjadi orang yang sukses bahkan ternama. Dsb....

Imbalan : Semua orang mendapat IMBALAN dalam hidupnya. Saat ia bekerja, saat ia berbuat baik, ataupun kala ia berbuat jahat. Sang Agung telah menentukannya. Jadi setiap perbuatan yang kita lakukan Pasti ada imbalannya.

Derita : Dalam hidup pasti ada derita, dan memang itulah hidup. Itu sebabnya beragam masalah tercipta dalam hidup kita, dan yang pasti setiap manusia memilikinya. Entah derita yang kita alami karena ulah orang lain ataupun karena ulah kita sendiri. Kebahagiaan yang kita nikmati hanyalah IMBALAN dari Harapan kita yang diwujudkan oleh TUHAN saat kita berserah pada-NYA, memohon belas Kasih-NYA.

Upaya : Setiap manusia harus berupaya dlm menjalani hidupnya. Ia harus bekerja untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup secara materi, ia juga harus belajar toleransi untuk mendapatkan teman dan hidup bersosial. Ia harus berupaya bangkit saat ia mengalami keterpurukan dengan jalan ia harus lebih banyak meluangkan waktu untuk lebih dekat dengan Sang Agung. Ia harus berupaya untuk menjadikan hidupnya berkualitas, dengan berbuat segala kebaikan, apakah itu menolong orang lain, mengampuni kesalahan orang lain, ramah, bermurah hati, segera memperbaiki kesalahan kesalahannya, walau sering kita gagal dalam melakukannya, tetaplah mencobanya karena selama kita masih benafas, kita masih memiliki kesempatan untuk melakukannya.

Perhentian : Inilah akhir dari hidup “Sebuah Perhentian”. Perhentian yang akan dialami oleh semua orang. Dimana setiap orang tidak lagi dituntut untuk berbuat baik, tidak lagi dapat melakukan apa yang ia inginkan, ia tidak dapat lagi memperbaiki suatu kesalahan, dan yang sangat menyakitkan adalah ia tidak lagi memiliki kesempatan untuk bertobat! Ia tinggal menikmati HASIL dari apa yang ia jalani di dunia ini. (Begitulah HIDUP)

Sebaiknya, kita memanfaatkan waktu yang ada untuk selalu berbuat kebajikan, walau mungkin kita gagal melakukannya.tetaplah mencobanya, karena kesempatan itu selalu ada, selama kita masih bernafas, asal kita mau segera menyadarinya dan memperbaikinya. Bagaimanapun salehnya hidup seseorang, ia pasti pernah melakukan kesalahan. Apapun jenisnya, segala perbuatan yg tidak baik adalah suatu Kesalahan.

Kesalahan itu akan tetap ada dan sudah menjadi bagian dalam perjalanan hidup ini, entah kesalahan yang sepele, atau yang serius, sebab itu adalah wajar jika manusia melakukan kesalahan, selama orang itu mau koreksi diri dan selalu berusaha untuk memperbaiki kesalahannya., maka kesalahan itu akan menjadikan kita untuk bisa lebih bijaksana, lebih mawas diri, lebih mengerti tentang orang lain, lebih bisa mengampuni, karena ia dapat merasakan betapa bahagianya jika mendapat pengampunan, Tapi bukan berati kita boleh seenaknya melakukan kesalahan. Sebaiknya juga kita selalu berusaha untuk berhati-hati agar kita tidak berbuat salah, semakin sedikit kita melakukan kesalahan, adalah semakin baik, hidup kita akan semakin indah, semakin berkualitas dan, semakin berarti.

Hidup ini menuntut kita harus melakukan sesuatu perjuangan untuk mencapai Kemenangan¨ sebelum sampai di garis finish : yaitu "Perhentian". Sebab itu setiap manusia dihadapkan dengan berbagai macam Masalah¨. Dari setiap masalah yang timbul, pasti ada Kesalahan¨. Segeralah memperbaiki Kesalahan yang kita punya saat ini, sebelum terlambat. Hanya masing-masing orang yang tahu, masalah apa yang ada dalam hidupnya saat ini, sedang dalam situasi apa dan Apa yang harus ia lakukan saat ini untuk mencapai Kemenangan .

Renungkanlah, bahwa setiap masalah yang kita hadapi saat ini, mempunyai Pesan yang membuat kita introspeksi terkandung di dalamnya :

1. Mungkin kita harus lebih sabar.
2. Mungkin saat ini kita harus lebih tawakal, banyak berserah diri kepada TUHAN.
3. Mungkin saat ini, kita dihadapkan dengan orang yang harus kita lebih perhatikan.
4. Mungkin juga saat ini kita dituntut untuk belajar Mengampuni dengan Tulus.
5. Mungkin kita diharuskan untuk lebih banyak memberi.
6. Mungkin TUHAN ingin kita lebih banyak meluangkan waktu untuk-NYA
7. Mungkin kita harus lebih banyak menolong orang lain.
8. Mungkin kita harus lebih waspada akan bahaya Dosa dan Hidup lebih mawas diri.
9. Mungkin saat ini kita mulai untuk tidak bergosip yang merugikan orang lain.
10. Mungkin saat ini kita mulai untuk tidak menggunakan kekuatan, harta, kekuasaan
atau kepandaian kita untuk menyombongkan diri tetapi kita menyadari itu semua adalah
Karunia TUHAN semata.
11. Mungkin saat ini kita harus segera meninggalkan dosa yang masih membuat kita terlena.
Namun kelak jika sudah terlambat akan menimbulkan penyesalan yang teramat .Cepatlah
Bertindak sebelum terlambat.

Tuhan Maha Pengampun, Penuh Belas Kasih, dan IA akan selalu merentangkan Tangan-NYA untuk menerima kita tanpa melihat: Kesalahan kita, asal kita benar-benar selalu rindu untuk kembali di jalan yang benar. IA ingin agar kita berada di rumah-NYA saat kita sampai pada akhir dari PERJALANAN HIDUP kita…Amin…

Kamis, Mei 11, 2006

Ketika Luka

Entah perasaan, pengharapan ataukah ketakutan smata!!!
Berkisar tentang diri
Ketika sebuah kebahagian terpancar dalam cahaya
Namun berjalannya waktu kian hari kian redup..oleh cahaya itu.
Ketika ku mengikrarkan sebuah angan
Sebagian orang kan mengatakan "itu tidak realistis"
Ku coba pertahakan sebuah angan itu.
Yang begitu kecil dan mungil.
Melebihi mikroorganisme terkecil.

Akankah..harapan itu dapat dicari, ?
Akankah harapan itu dapatdimiliki ?
Ya..Rabb...Kubisa hanya berdoa dan terus berdoa.
Dalam doa..kutenangkan jiwa dalam sunyi hening.
Dalam doa..ku bertanya? Dan terus bertanya?
Hingga kutemukan sebuah alur pasti dalam melangkah.
Ya..Rabb jika memang aku adalah seonggok sampah tak bernilai,
Maka biarlah sampah itu terpendam dalam tanah mu.
Hingga tak ada yang mengetahui keberadaanku.
Ya rabb...jika memang tak ada lagi jiwa yg dapat mengerti akan diriku?
Mengerti akan keinginanku?
Biarlah ia terbang bebas.
Bersama hembusan angin yang menerpa dunia.
Dan jika kau bukakan pintu telingamu pada umatmu, maka aku bersyukur karena kau masih memberikan doa dan harapan pada umat-Mu.
Namun..akankah telinga umat-Mu akan sampai menuju diriku?
Wallahualam....

Jumat, April 07, 2006

Anak ZAman

Aku tanam kan benih hidup
Aku sirami dengan doa
Tumbuh-tumbuhlah pohon kehidupan
Mekar-mekarlah bunga harapan
Burung Terbang menelan bintang
Dingin mencekam menakutkan
Bunga-bunga api menari-nari
Waspada..waspadalah pancaroba
Hari baru telah datang
Bunga-bunga masa depan
Telah datang perubahan
Bintang-bintang anak zaman

Selasa, Februari 28, 2006

Hal Baru

Ada hal baru ?
Tentang penyusutan... ungkapan keluhan
Keengganan bergagi... keresahan perasaan
Sedangkan perhatian, semakin terarah pada keseriusan
Adalah peleburan diri, dengan 1 tujuan dan 1 harapan
Semua bercakupan masa depan
Semakin membebani, kesadaran tak bekukan kemaun.
Merampingkan kenangan, demi perwujudan harapan

Selasa, Januari 17, 2006

Obsesi

Tentang perasaan dan tujuan, ceritakan kenyataan ntuk ambil pilihan
Berjalan atau tetap diam ? bertahan atau larikan permasalahan ?
Kita lupakan”!! mengenal hati dari semua yg kutemui,
Mencari toleransi demi solusi nanti,
Memang tak ada yg abadi, sekedar melalui
Dan tetap terus melalui …ahhh “BULSHIT” kaliiieee... yachhhh….!
Mampu bisa menguasai, sebab hati tau
Cuma ambisi mampu ngarahin kendali konsep diri “Pengen ke kanan atau ke kiri ? ”
Skarang……. Loeee……. yakini dgn hati !!
Apakah obsesi mendukung orientasi ??


Jumat, April 08, 2005

Langit dan Bumi

Perumpamaan antara langit dan bumi
Dalam menyikapi rasa cinta
langit adalah laki-laki dan bumi adalah wanita

Bumi memupuk apa yang telah dijatuhkan langit
Apabila bumi kekurangan panas,
Maka langit mengirimkannya
Apabila ia kehilangan kesegaran dan embun,
Langit memperbaharuinya
Langit berkeliling , bagaikan sang suami mencari nafkah kesana kemari
Dan bumi sibuk dengan urusan rumah tangga

Ia melahirkan dan menyusui apa yang dilahirkan
Andaikan pasangan ini tidak mengecap kenikmatan dari satu sama lain,
Mengapa mereka melangkah bersama bagaikan sepasang kekasih ?
Tanpa bumi, bagaikan bunga dan pohon-pohon bisa mulai berkembang ?
Lantas apa yang akan dihasilkan oleh air dan kehangatan langit ?
Sebagaimana Illahi Rabbi memberikan keinginan kepada laki-laki dan wanita

Rabu, Februari 02, 2005

Gerbong, Kroya 16 Juli 21.05

Mencari........tenang
Temui kegelapan dalam bimbang
Matahari mencair
Berfikir hingga akhir
Bersama...teman, berjalan cari mata air.

Selasa, Desember 21, 2004

Teman

"....Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata 'Aku Lupa',
Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu Sebentar',
Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri',
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk

dan berkata 'Bolehkah saya masuk'?....." (Kahlil Gibran)

"Kadang kala,
Teman yang membawamu
ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu
Adalah cinta yang tidak kamu sadari...

"Teman baik memang bukan manusia sempurna
tapi ia akan berusaha untuk hadir ketika dibutuhkan".

Jumat, Desember 03, 2004

Selamat Jalan Bunda

Tentang perasaan bunda
Engkau datang seiring sejalan
Entah ? akankah engkau tuai masa depan ku
Ku tak pertanyakan sekarang...bunda
Ku ibaratkan hanya dalam harapan
Ketika kesadaran itu jauh di depan
Sekarang ku tekannkan perkembangan
Maaf kusisihkan buaian
Tak kala senyuman kau basuh di perasaan
Tenanglah dan bahasakan pada bunda
Selamat Jalan.....?

Senin, November 01, 2004

TOPENG

Topeng-topeng yang dipermainkan
Dengan membagi dan iklaskan ia pergi,
Sebab ia berfungsi, bukan karna takut mati....!
Ku bermain seperti itu
Khawatir ortu tak siap terima itu
Akan tetapi orientasi tetap orientasi
Orientasi dihati, hidup mati ikatan konsekuensi
Ada hidup dia berani mati....!
Karna saya berisi jiwa, yang penuh tanda tanya

Demi memaksimalkan orientasi
Jiwa menyikapi, dengan mencari, lalu beraksi
Kekuatan ini yakiniku untuk menyadari potensi
Dalam mencapai hal yang dianggap mimpi
Ketika kupahami dua hati realisasi abadi
Satu aktualisasi abadi demi satu orientasi abadi

Jawablah

Karna rasa ingin tau kita mau
Sebab meyakini itu mampu bahagiakan kalbu
Kita ingin bertemu
Walau hanya selintas semilir angin

Sekarang ku bertanya pada dirimu
Apakah kamu butuh itu....?
Bagaimana kamu menyikapi
Yang seharusnya kamu lakukan
Dan dimana tujuan hidupmu.....?
Jawablah dengan tanggung jawab
Yang ada pada dirimu

Jumat, Oktober 29, 2004

Teluk Penyu

Entah kapan dan akankah datang

Tentang senang ataukah menang
"Sekarang kita rasakan"
Tak s'lamanya pikiran tentukan jalan
Renungkan pengharapan (sekarang)
Temukan tujuan dan sasaran